Oleh : Niva Fadhila
(kelompok
2)
Setelah RJ45 selesai dikrimping pada kabel cat6, maka
dilakukan testing untuk menguji dan memastikan tidak ada gangguan pada kabel
jaringan dan juga memastikan kabel terhubung.
Uji dengan kabel tester. Colokkan salah satu ujung ke
induk tester ( yg besar ) ke port Tx. Dan colokkan ujung lain ke anak tester
(yg kecil) ke port Rx. Nyalakan kabel tester dengan menggeser saklar ke posisi
auto.
Setelah topologi yang akan digunakan untuk membangun jaringan di kelas lantai 2 ditentukan oleh kelompok lain, dan setelah switch dipasang pada tempatnya, kabel disambungkan pada switch yang berada di lab.bahasa dengan switch yang berada di kelas A8a, maka tugas saya menguji jaringan untuk konektivitas. Gunakan ipconfig untuk melihat konfigurasi IP pada setiap workstation. Gunakan perintah ping untuk menguji konektivitas dasar. Anda harus bisa ping komputer lain pada jaringan, termasuk gateway default dan komputer remote. Setelah Anda telah mengkonfirmasi konektivitas dasar, Anda harus mengkonfigurasi dan menguji aplikasi jaringan, seperti e-mail dan browser Internet.
Saat kita membangun jaringan
kecepatan tinggi gigabit adalah harus merasakan dan test perbedaannya karena
Gigabit ethernet dirancang untuk memberikan bandwidth lebih besar hingga 10x
dari Ethernet biasa.
Jika performa gigabit ethernet anda
tidak jauh berbeda dengan ethernet biasa kemungkinan besar kesalahan ada pada
kabel dan terminasinya.
Aplikasi yang bisa digunakan untuk test
jaringan gigabit LAN Speed Test, aplikasi tersebut akan benchmark total
maksimal kecepatan jaringan anda.
Dalam kecepatan transfer perlu
diperhatikan juga kecepatan harddisk komputer atau server. Karena jika
kecepatan baca/tulis harddisk anda lebih kecil dari kapasitas jaringan gigabit
anda, kecepatan transfer dalam jaringan gigabit anda akan terbatas pada kecepatan
baca/tulis harddisk komputer atau server anda saat transfer file atau tidak maksimal.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar